Bursa Asia-Pasifik memulai perdagangan pada hari Senin, 16 Maret 2026, dengan pergerakan yang bervariasi. Ketidakpastian ini muncul di tengah evaluasi investor terhadap lonjakan harga minyak global dan peningkatan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang semakin intens.
Harga minyak mentah AS telah menembus angka US$100 per barel. Hal ini terjadi setelah pemerintahan Donald Trump mengumumkan rencana serangan militer terhadap Pulau Kharg, yang dianggap sebagai jalur utama pengiriman minyak Iran dan memiliki peran strategis dalam industri energi negara tersebut.
Perintah serangan yang dikeluarkan oleh Trump pada Jumat, 13 Maret 2026, menargetkan aset militer Iran di Pulau Kharg. Selain itu, Trump juga memberikan peringatan akan kemungkinan serangan lebih lanjut terhadap fasilitas minyak yang berlokasi di pulau tersebut.
Menurut laporan dari CNBC Internasional, indeks Nikkei 225 yang mencerminkan bursa Jepang mengalami penurunan sebesar 0,12 persen. Indeks Topix juga mencatat penurunan yang serupa, dengan koreksi sebesar 0,11 persen.
Di sisi lain, indeks Kospi Korea Selatan menunjukkan performa yang lebih baik dengan kenaikan sebesar 0,95 persen. Sementara itu, indeks Kosdaq dibuka dengan stabil tanpa perubahan berarti.
Indeks S&P/ASX 200 di Australia mengalami penurunan awal sebesar 0,31 persen. Sementara itu, indeks Hang Seng di Hong Kong diperkirakan akan dibuka lebih tinggi, bergerak ke level 25.481 dari posisi sebelumnya di 25.465,6.
Di bursa AS, Wall Street menunjukkan kecenderungan lesu, di mana ketiga indeks utama ditutup di zona merah. Indeks S&P 500 turun 0,61 persen dan berada di level 6.632,19, menjauhi level tertinggi yang dicapai sebelumnya dengan penurunan sekitar 5 persen.
Nasdaq Composite mengalami penurunan yang lebih signifikan, tergerus 0,93 persen dan ditutup di angka 22.105,36. Sementara itu, Indeks Dow Jones Industrial Average juga mengalami penurunan, kehilangan 119,38 poin atau setara dengan 0,26 persen, sehingga berakhir di angka 46.558,47.
➡️ Baca Juga: Bansos PKH Bulan Mei Belum Cair? Siap-Siap Dana Disalurkan Juni 2025, Cek Nama Penerimanya
➡️ Baca Juga: Polisi Duga Masih Ada Korban Tertimbun Longsor Sampah di Bantargebang Setelah 3 Tewas
