Ole Romeny Paparkan Ambisi Besar Timnas Indonesia Setelah Menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026

Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, baru-baru ini mengungkapkan ambisi besar yang dimiliki skuad Garuda setelah berhasil meraih gelar juara di FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam pernyataannya, Romeny menegaskan bahwa Piala Dunia 2030 menjadi target selanjutnya setelah Indonesia mengamankan trofi pertamanya dengan mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (5/10/2026).

Perjalanan Indonesia menuju gelar juara tidaklah mudah. Timnas harus melalui momen-momen dramatis sebelum memastikan kemenangan. Skuad Garuda sempat unggul berkat gol dari Dean James, sementara Thailand harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu merah.

Meskipun memiliki keunggulan jumlah pemain, Indonesia mengalami kesulitan untuk mempertahankan keunggulan. Thailand berhasil menyamakan skor dan bahkan membalikkan keadaan dengan unggul pada masa perpanjangan waktu.

Elkan Baggott menjadi pahlawan Indonesia dengan mencetak gol penyama kedudukan. Setelah 120 menit berakhir dengan skor 2-2, pertandingan harus dilanjutkan ke adu penalti untuk menentukan pemenang.

Romeny berpendapat bahwa Indonesia seharusnya dapat memanfaatkan situasi saat Thailand bermain dengan sepuluh pemain.

“Seharusnya kita tidak membiarkan kesempatan itu lepas begitu saja saat melawan sepuluh pemain, tentu saja,” ungkap Romeny, seperti yang dikutip dari media Belanda, NOS, pada Kamis (8/10).

Penyerang yang bermain untuk Fortuna Sittard ini juga mengakui bahwa ia tidak berada dalam kondisi terbaik. Dia mengalami cedera setelah pertandingan melawan Bangladesh, namun tetap menjadi starter saat melawan Thailand.

Romeny ditarik keluar pada menit ke-109. Ia mengakui bahwa kondisinya sudah sangat sulit saat pertandingan memasuki akhir waktu normal dan masa perpanjangan waktu.

“Namun, perasaan lega muncul setelah perpanjangan waktu dan adu penalti. Sejujurnya, saya sudah tidak bisa berjalan dengan baik lagi,” paparnya.

Keberhasilan ini menjadi semakin berarti bagi Romeny, terutama karena Timnas Indonesia sebelumnya mengalami kekecewaan setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026 dalam babak kualifikasi.

“Ada banyak kekecewaan setelah gagal lolos ke Piala Dunia, tetapi saat itu memang belum saatnya bagi kami,” jelas Romeny.

Setelah membawa Indonesia meraih titel FIFA ASEAN Cup 2026, Romeny mengingatkan timnya untuk tidak berhenti sampai di situ. Dia menekankan bahwa Piala Dunia 2030 adalah tujuan yang harus dicapai.

“Sekarang, mari kita bangun langkah demi langkah, dan Piala Dunia 2030 akan menjadi sasaran yang sangat baik,” tutup Romeny.

➡️ Baca Juga: Rekomendasi Restoran untuk Makan Malam di Miami yang Unik

➡️ Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Porsche yang Terlibat Kecelakaan di Tol Depok-Antasari

Exit mobile version