Peristiwa tragis melanda sebuah gereja di Guayaquil, Ekuador, saat misa berlangsung. Pastor Katolik Patricio Alfredo Sánchez Molinari kehilangan nyawanya setelah salib besar yang terpasang di dinding tiba-tiba jatuh dan menimpa dirinya. Insiden ini terjadi saat ia memimpin misa yang disiarkan secara langsung kepada umat.
Keberadaan rekaman siaran langsung menambah dramatisasi kejadian tersebut, karena insiden itu terjadi hanya beberapa saat setelah Pastor Sánchez Molinari menyampaikan khotbah reflektif tentang nilai kehidupan dan pentingnya memanfaatkan waktu dengan bijak. Saat salib jatuh, kepanikan melanda jemaat yang hadir, yang segera berusaha memberikan pertolongan dan menghubungi layanan darurat.
Sebelum kejadian tersebut, Pastor Sánchez Molinari, yang bertugas di Gereja Our Lady of Perpetual Help, membagikan pemikirannya mengenai pesan Yesus kepada jemaat. Ia menekankan bahwa umat tidak seharusnya membuang-buang waktu dengan hal-hal yang tidak bermakna, melainkan harus menggunakan waktu mereka untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperkuat hubungan dengan orang-orang terkasih.
Dalam khotbahnya, ia mengingatkan bahwa kematian adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup manusia. “Suatu saat, kita semua yang berada di sini akan menghadapi kematian, dan seringkali waktu yang kita habiskan untuk berbagai hal tidak sebanding dengan waktu yang kita luangkan bersama Tuhan,” ujarnya, yang dilansir dari berbagai sumber.
Ia juga menekankan betapa pentingnya meluangkan waktu untuk Tuhan, keluarga, dan sesama. Menurutnya, membangun hubungan yang baik dengan orang-orang terdekat adalah investasi berharga yang harus dilakukan.
“Waktu berkualitas yang kita sediakan untuk Tuhan, serta untuk keluarga dan sahabat, adalah waktu yang paling berharga,” tambah Molinari dengan penuh keikhlasan.
Setelah menyampaikan pesan tersebut, sang pastor memohon berkat Tuhan untuk jemaat sebelum melanjutkan dengan doa berikutnya. Namun, saat doa berlangsung, salib besar yang tergantung di belakangnya tiba-tiba terlepas dari dinding dan jatuh menimpanya.
Insiden ini terekam dalam siaran langsung misa, dan suara teriakan jemaat yang panik sangat jelas terdengar ketika mereka bergegas membantu Pastor Sánchez Molinari dan menghubungi layanan ambulans untuk meminta pertolongan.
Tenaga medis segera tiba di lokasi kejadian, tetapi sayangnya, Pastor Sánchez Molinari dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama, menurut informasi dari otoritas setempat.
➡️ Baca Juga: Harga BBM Subsidi Akan Naik Jika APBN Tidak Mampu Menyesuaikan Harga Minyak Dunia
➡️ Baca Juga: Kasus Andrie Yunus Perlu Diadili di Peradilan Umum untuk Mengungkap Aktor Utama
