Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) telah merilis Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai Pendinginan Makanan sebagai panduan untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). SOP yang memiliki nomor 015/05/00/SOP.15/09/2026 ini mulai berlaku efektif sejak tanggal 4 September 2026.
Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, menekankan betapa pentingnya pengendalian suhu dan waktu dalam menjaga keamanan pangan setelah tahap memasak selesai. Hal ini menjadi krusial untuk menghindari risiko kontaminasi dan kerusakan makanan.
SOP ini mengatur prosedur pendinginan untuk berbagai jenis makanan yang sudah dimasak, termasuk nasi, sayuran, daging, unggas, telur, ikan, serta produk perikanan. Proses ini harus dilakukan di ruang khusus dengan suhu maksimal 20 derajat Celsius, serta menggunakan wadah dan peralatan yang telah dibersihkan untuk menghindari kemungkinan terjadinya kontaminasi.
“Pendinginan harus dilakukan secara terukur dengan memperhatikan suhu dan waktu, agar makanan tetap dalam kondisi aman sebelum memasuki tahap pemorsian,” jelas Prima dalam pernyataannya di Jakarta pada Senin, 12 Oktober 2026.
Lebih lanjut, Prima menjelaskan bahwa petugas bertugas untuk mengenakan alat pelindung diri (APD) yang lengkap, serta memastikan makanan tidak diletakkan langsung di lantai atau ditumpuk terlalu tinggi. Sebelum memulai proses pendinginan, petugas diwajibkan untuk mencatat waktu serta suhu awal dari inti makanan menggunakan termometer yang sesuai.
“Pencatatan suhu dan waktu sangat penting untuk memastikan setiap tahapan pendinginan dapat dipantau dan diawasi,” tambah Prima.
Proses pendinginan makanan, yang juga dikenal sebagai resting, sebaiknya dilakukan dalam waktu maksimal satu jam, sambil tetap mengawasi suhu makanan. Setelah tahapan ini selesai, suhu dan waktu harus dicatat kembali sebelum makanan diporsikan.
Melalui SOP ini, BGN berusaha mendorong penerapan proses pendinginan yang terukur dan terdokumentasi, demi mendukung keamanan pangan dalam pelaksanaan Program MBG.
➡️ Baca Juga: Eksplorasi Keindahan Dunia Bawah Laut Tanpa Perlu Menyelam Secara Langsung
➡️ Baca Juga: Trump Perpanjang Gencatan Senjata untuk Menyembunyikan Penolakan dari Iran
