Tulungagung – Kepolisian setempat kini tengah melakukan penyelidikan terkait insiden balon udara berpetasan yang jatuh dan meledak di atap sebuah rumah di Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada hari Jumat.
Kapolsek Besuki, AKP M Samsun, menjelaskan bahwa timnya telah mengunjungi lokasi kejadian untuk mengamankan area tersebut dan menyita balon udara serta sisa-sisa petasan yang ditemukan sebagai barang bukti.
“Kami telah berhasil mengamankan barang bukti dan saat ini masih melanjutkan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku yang bertanggung jawab,” ungkapnya.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB ketika balon udara berukuran sekitar 6,5 meter jatuh pada rumah milik Sopingi (53). Balon tersebut masih memiliki sisa api yang kemudian memicu ledakan petasan yang terpasang.
Akibat dari ledakan ini, atap rumah mengalami kerusakan di beberapa area, termasuk kamar tidur, ruang tamu, dan ruang samping.
Polisi mencurigai bahwa balon udara tersebut berasal dari arah utara dan dilengkapi dengan rangkaian petasan yang tidak sepenuhnya meledak saat jatuh.
Meskipun insiden ini tidak menyebabkan korban jiwa, kejadian tersebut sempat menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar.
AKP Samsun menekankan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku penerbangan balon udara liar yang menggunakan petasan, karena hal ini dapat membahayakan keselamatan publik.
“Penerbangan balon udara liar yang disertai petasan sangat berisiko dan kami akan menindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.
➡️ Baca Juga: Bursa Asia Menguat di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Kospi Korea Selatan Melonjak Signifikan
➡️ Baca Juga: Menteri Dody Nyatakan Pembangunan Tanggul Laut Raksasa Tidak Cukup Atasi Masalah Pantura
