Hyundai Ioniq 9 Hadir di Indonesia: Kapan Peluncuran dan Penjualannya?

Jakarta – Kehadiran Hyundai Ioniq 9, SUV listrik terbaru dari Hyundai, kini mulai menarik perhatian masyarakat Indonesia. Mobil berukuran besar ini bahkan sudah terlihat melintas di jalanan Jakarta dan dipamerkan di fasilitas Hyundai. Namun, meskipun sudah ada di tanah air, kendaraan ini belum resmi dijual kepada konsumen.
Unit Hyundai Ioniq 9 diperkenalkan di N Brand Experience Center yang terletak di SCBD, Jakarta Selatan, oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID). Kehadirannya mengundang banyak perhatian, mengingat model ini merupakan SUV listrik terbesar dalam lini Ioniq yang ada saat ini.
Walaupun telah hadir di Indonesia, pihak Hyundai menegaskan bahwa Ioniq 9 belum termasuk dalam daftar kendaraan yang tersedia di jaringan dealer mereka. Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID, menjelaskan bahwa unit yang ada saat ini digunakan untuk kebutuhan internal perusahaan serta untuk melakukan pengujian pasar.
“Untuk saat ini, kami belum mengkomersialkan mobil tersebut (Ioniq 9) dan tidak ada dalam daftar penjualan kami,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, yang dikutip pada Kamis, 12 Maret 2026.
Ia menambahkan, keberadaan mobil ini di jalanan bukan berarti sudah siap untuk dipasarkan. Hyundai masih dalam proses evaluasi untuk menganalisis potensi pasar dan menentukan waktu yang tepat untuk meluncurkan mobil ini secara resmi di Indonesia.
Strategi Hyundai untuk memperkenalkan unit sebelum peluncuran resmi bukanlah hal yang baru. Langkah ini diambil untuk memahami minat konsumen sekaligus menilai kesiapan pasar terhadap model baru yang mereka tawarkan.
Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Indonesia, Hyundai melihat peluang besar bagi peluncuran model SUV listrik premium seperti Ioniq 9. Namun, hingga kini, perusahaan belum memberikan kepastian mengenai jadwal peluncuran dan penjualan resminya.
Secara global, Hyundai Ioniq 9 adalah SUV listrik dengan tiga baris tempat duduk yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2024 dan mulai diproduksi pada tahun 2025. Model ini menjadi yang terbesar dalam keluarga Ioniq setelah Ioniq 5 dan Ioniq 6.
Mobil ini dibangun di atas platform Electric Global Modular Platform (E-GMP) dan dilengkapi dengan baterai berkapasitas sekitar 110,3 kWh. Teknologi pengisian cepat 800 volt memungkinkan baterai terisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 24 menit.
➡️ Baca Juga: Kebijakan Baru tentang Lingkungan Resmi Diberlakukan Mulai Juli
➡️ Baca Juga: Iran Tegaskan Kedaulatan: Kami yang Menentukan Akhir Perang, Bukan Trump

