IPSI Dorong Intervensi Pemerintah Melalui Inpres untuk Meningkatkan Target Menuju Olimpiade

Jakarta – Dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) yang berlangsung di Jakarta, cita-cita untuk menjadikan pencak silat sebagai cabang olahraga di Olimpiade semakin ditekankan. Di balik agenda organisasi tersebut, terdapat dorongan kuat untuk mengajak pemerintah berperan aktif melalui penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) guna mempercepat langkah menuju Olimpiade.
Ketua Panitia Munas XVI PB IPSI, Bayu Syahjohan, menegaskan bahwa usulan penerbitan Inpres merupakan salah satu agenda krusial dalam Pra-Munas. Ia percaya bahwa dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga adalah kunci untuk merealisasikan pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga yang diakui di arena Olimpiade.
“Dalam diskusi hari ini, kami mengajukan permohonan Inpres untuk mendukung Road to Olympic. Ini sangat penting untuk memastikan adanya sinergi antar pihak, termasuk kementerian dan lembaga terkait,” kata Bayu saat acara Munas pada Jumat, 10 April 2026.
Bayu menjelaskan bahwa perjalanan pencak silat menuju Olimpiade bukanlah hal yang sederhana. Meskipun olahraga asli Indonesia ini telah berkembang di 83 negara, masih ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi, terutama yang berkaitan dengan administrasi dan pengakuan federasi di masing-masing negara.
Ia juga menambahkan bahwa belum semua negara tersebut mendaftarkan pencak silat di federasi olahraga yang diakui oleh Komite Olimpiade di negara mereka. Situasi ini menjadi salah satu kendala utama dalam upaya mendapatkan pengakuan internasional yang lebih luas.
Di samping itu, standar anti-doping internasional juga menyajikan tantangan tersendiri. IPSI masih harus memastikan bahwa semua persyaratan yang ditetapkan oleh lembaga seperti World Anti-Doping Agency (WADA) dapat dipenuhi dengan baik.
“Ini bukan perkara mudah; kami telah mengupayakannya selama bertahun-tahun dan sampai sekarang masih ada aspek yang belum terpenuhi,” ujar Bayu.
Dalam strategi jangka pendek, IPSI menetapkan target agar pencak silat dapat kembali dipertandingkan di Asian Games mendatang yang akan diadakan di Jepang. Upaya lobi terus dilakukan untuk memastikan cabang ini masuk dalam daftar resmi pertandingan.
Bayu menekankan bahwa Asian Games merupakan langkah penting sebelum melangkah lebih jauh menuju Olimpiade. Untuk Olimpiade Los Angeles 2028, IPSI mengambil sikap realistis dengan menargetkan status ekshibisi sebagai langkah awal. Namun, peluang untuk langsung dipertandingkan tetap terbuka lebar.
➡️ Baca Juga: Manajemen Cedera yang Efektif untuk Memastikan Konsistensi Performa Pemain Sepak Bola Profesional
➡️ Baca Juga: Resident Evil Requiem Mencetak Sejarah di Steam dengan 344 Ribu Pemain Serentak




