Nvidia, Apple, dan Google Memimpin Pasar Teknologi dengan Inovasi Terkini

Jakarta – Platform investasi aset kripto Pintu terus berupaya memperluas jangkauan layanannya untuk memenuhi kebutuhan investasi pengguna yang kian meningkat.
Di tengah ketidakpastian yang melanda pasar aset kripto, Pintu tetap berkomitmen untuk menambah ragam pilihan yang memungkinkan pengguna di Indonesia untuk memperdagangkan lebih dari 30 jenis tokenisasi aset.
Pilihan yang ditawarkan mencakup saham, Exchange-Traded Fund (ETF), serta komoditas seperti emas dan perak dalam bentuk kripto. Dengan semakin beragamnya pilihan tokenisasi aset, Pintu berupaya memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk berinvestasi secara efektif di berbagai sektor pasar modal global.
Iskandar Mohammad, sebagai Head of Product Marketing Pintu, mengungkapkan bahwa berdasarkan data internal, kategori tokenisasi aset di aplikasinya menunjukkan performa yang mengesankan pada bulan Februari 2026.
“Kami mencatat peningkatan volume trading per pengguna sebesar 45 persen dibandingkan bulan sebelumnya, disertai dengan pertumbuhan jumlah pengguna kumulatif sebesar 9,18 persen di periode yang sama. Data ini mencerminkan semakin tingginya minat pengguna untuk mengakses aset global melalui tokenisasi,” jelasnya pada Senin, 16 Maret 2026.
Iskandar menambahkan bahwa tiga aset kripto yang saat ini menjadi favorit di kalangan pengguna adalah NVDAx (Nvidia), AAPLx (Apple), dan GOOGLx (Google). Tingginya aktivitas trading pada aset ini mencerminkan kepercayaan pengguna terhadap saham-saham teknologi terkemuka di dunia.
Melalui tokenisasi ini, pengguna juga dapat melakukan diversifikasi portofolio mereka, tidak hanya dalam aset kripto, tetapi juga dalam bentuk tokenisasi lainnya seperti saham, ETF, hingga komoditas. Semua ini dapat diakses dalam satu aplikasi dengan pilihan aset yang telah dikurasi demi memastikan kualitas dan keamanan bagi pengguna.
Tren tokenisasi aset menunjukkan pertumbuhan yang signifikan secara global. Menurut data dari Tokenizer Estate News per 9 Maret 2026, pasar token Real World Asset (RWA) di seluruh dunia terus mencatat perkembangan positif dengan total nilai pasar mencapai US$26,54 miliar atau setara dengan Rp450,49 triliun, meningkat 2,2 persen dibandingkan minggu sebelumnya.
Jumlah pemegang aset kini telah mencapai 663 ribu wallet, yang menunjukkan semakin luasnya adopsi tokenisasi di berbagai negara. Hal ini menandakan bahwa tokenisasi aset mulai dipandang sebagai alternatif menarik bagi investor yang ingin mengakses berbagai kelas aset melalui teknologi blockchain.
“Dengan meluncurkan tokenisasi aset, kami bertujuan untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi pengguna dalam menjangkau berbagai aset global, semua dalam satu aplikasi yang aman, praktis, dan teregulasi oleh OJK,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Alwi Farhan Tampil Mengesankan di All England 2026: Bangkit dari Keterpurukan dan Menang atas Wakil India
➡️ Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 13 Maret 2026: Penurunan Produk Antam dan Fluktuasi Global



