depo 10k depo 10k

Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

lifestyle

Manfaat Galon Guna Ulang bagi Lingkungan yang Perlu Anda Ketahui dan Terapkan

Jakarta – Dalam era di mana produksi sampah plastik semakin meningkat, pemilihan jenis air minum dalam kemasan (AMDK) menjadi isu yang sangat penting untuk diperhatikan.

Kajian akademik menunjukkan bahwa penggunaan galon guna ulang yang terbuat dari PET (Polyethylene Terephthalate) memberikan dampak lingkungan yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan galon sekali pakai yang langsung menjadi limbah setelah pemakaian.

“Ini adalah salah satu langkah strategis dalam mengurangi sampah kemasan plastik dari produk air minum dalam kemasan (AMDK) dan memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan,” ungkap Wisti Noviani Adnin, Kapokja Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Ditjen Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular KLHK, pada Senin, 6 April 2026.

Galon guna ulang dirancang untuk digunakan berulang kali, sehingga secara signifikan mengurangi volume sampah plastik dan emisi karbon. Berbeda halnya dengan galon sekali pakai, yang langsung dibuang setelah isinya habis dan berkontribusi pada peningkatan sampah di lingkungan.

Menurut data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK, pada tahun 2024 diperkirakan terdapat sekitar 36 juta ton timbulan sampah yang tercatat dari 342 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, sekitar 19,59 persen merupakan sampah plastik yang memberikan tekanan besar pada tempat pembuangan akhir (TPA) dan ekosistem di sekitarnya.

Sementara itu, pada tahun 2025, timbulan sampah diprediksi mencapai 25 juta ton dari 249 kabupaten/kota. Dari total ini, 20,45 persen adalah sampah plastik. Angka-angka ini berpotensi meningkat karena proses penghitungan masih berlangsung.

Meskipun penghitungan belum sepenuhnya selesai, namun komposisi sampah plastik pada tahun 2025 sudah dipastikan melebihi tahun sebelumnya. Hal ini menjadi pengingat pentingnya prioritas dalam penggunaan kemasan guna ulang dibandingkan dengan kemasan sekali pakai, terutama untuk sampah plastik berukuran besar seperti galon.

Penggunaan galon guna ulang berbahan PET dianggap memiliki keuntungan ekologis yang signifikan jika dibandingkan dengan kemasan galon sekali pakai. Inovasi ini tidak hanya mampu mengurangi volume sampah plastik, tetapi juga menekan emisi karbon serta memperkuat implementasi ekonomi sirkular di Indonesia.

“Penggunaan galon guna ulang PET terbukti jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan galon sekali pakai,” jelas Bisuk Abraham Sisungkunon, Kepala Klaster Kajian Pembangunan Berkelanjutan Daya Makara Universitas Indonesia (DMUI).

Sebuah riset yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI menunjukkan bahwa tanpa adanya galon guna ulang, diperkirakan tujuh dari sepuluh konsumen akan memilih kemasan sekali pakai yang berpotensi menambah timbulan sampah plastik hingga 770.000 ton per tahun.

➡️ Baca Juga: Roblox Terapkan Pembatasan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun

➡️ Baca Juga: Kemangi Sebagai Solusi Efektif untuk Perawatan Kulit yang Sehat dan Bersinar

Related Articles

Back to top button