depo 10k depo 10k

Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

otomotif

Pemudik Tertinggal di Tol Cipali Setelah Baru Turun, Kenali Penyebabnya

Jakarta – Perjalanan mudik yang biasanya diharapkan berjalan dengan lancar bisa tiba-tiba berubah menjadi pengalaman yang menegangkan dalam sekejap. Hal ini terjadi pada Dian Mahardian, seorang pemudik yang mendapati dirinya tertinggal dari keluarganya di rest area KM 130 ruas Tol Cipali.

Kejadian ini berawal ketika kendaraan yang ditumpangi Dian berhenti untuk beristirahat. Seperti kebanyakan pemudik lainnya, ia turun untuk menggunakan toilet dan menunaikan salat Subuh. Namun, tanpa disadari, ia tidak memberi tahu anggota keluarganya bahwa ia akan keluar dari mobil.

Dalam kondisi tersebut, Dian tidak membawa barang-barang penting seperti ponsel. Ia hanya membawa mukena, tisu, dan sejumlah uang kecil. Di dalam mobil, situasi membuat keberadaannya tidak terdeteksi. Suami dan anaknya terlelap tidur, sementara sopir sedang berada di luar kendaraan.

Menurut penjelasan dari Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, situasi ini mengakibatkan rombongan tersebut melanjutkan perjalanan tanpa menyadari bahwa Dian belum kembali ke dalam mobil.

“Setelah selesai menggunakan toilet dan melaksanakan salat Subuh, ia kembali ke tempat parkir. Namun, kendaraan yang ditumpanginya sudah tidak ada di lokasi,” ungkapnya.

Menyadari bahwa dirinya tertinggal, Dian langsung merasakan kepanikan. Ia berusaha mencari kendaraan keluarganya di area parkir, tetapi mobil tersebut sudah tidak tampak. Keresahan bertambah karena ia tidak memiliki alat komunikasi untuk menghubungi anggota keluarganya.

Untungnya, ditengah kepanikan yang melanda, Dian melihat petugas kepolisian yang sedang bertugas. Ia segera meminta bantuan kepada petugas tersebut. Dengan cepat, petugas tersebut membantunya dengan meminjamkan ponsel agar Dian bisa menghubungi keluarganya.

Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya suaminya merespons panggilan tersebut. Dari percakapan itu, terungkap bahwa kendaraan keluarga Dian sudah melaju hingga KM 139 dan baru menyadari bahwa ia tidak berada di dalam mobil.

Kondisi lalu lintas yang menerapkan sistem satu arah atau one way pada saat itu membuat kendaraan tidak mungkin untuk kembali ke rest area. Menyikapi situasi ini, petugas segera mengambil langkah yang cepat dan tepat.

Dian kemudian diantar menggunakan sepeda motor oleh anggota kepolisian untuk menyusul keluarganya di titik yang telah disepakati. Usaha ini membuahkan hasil, dan Dian akhirnya dapat berkumpul kembali dengan keluarganya untuk melanjutkan perjalanan mudik mereka.

➡️ Baca Juga: Warga Depok Hilang Setelah Pamit Kerja Sebagai Kurir Makanan kepada Istri

➡️ Baca Juga: Krisis LPG Bertahan Empat Tahun, Dampak Blokade Hormuz Semakin Mengkhawatirkan

Related Articles

Back to top button