depo 10k depo 10k

Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

bola

Eks Bek Timnas Indonesia Peringatkan John Herdman tentang Risiko Duet Jay Idzes-Elkan Baggott

Mantan bek Timnas Indonesia, Aris Indarto, memberikan perhatian serius kepada pelatih John Herdman terkait potensi risiko dari duet antara Jay Idzes dan Elkan Baggott dalam lini pertahanan.

Aris menilai bahwa kedua pemain ini memiliki karakteristik yang cukup mirip, sehingga dapat menciptakan celah yang berbahaya di sektor pertahanan.

Menurutnya, baik Idzes maupun Baggott sama-sama memiliki gaya bermain yang “stylish”, yang cenderung lebih pasif dan menunggu momen untuk membaca permainan, alih-alih bersikap agresif dalam menghentikan serangan lawan.

Lebih lanjut, Aris juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap performa Baggott, yang beberapa kali terlihat terlambat dalam kembali ke lini belakang setelah terlibat dalam serangan saat membela Indonesia di FIFA Series 2026.

Kondisi ini mengakibatkan posisi Baggott beberapa kali ditembus oleh lawan, bahkan hampir berujung gol ketika menghadapi Saint Kitts and Nevis.

Dalam pandangannya, Aris lebih merekomendasikan komposisi lini belakang yang melibatkan Justin Hubner, Jay Idzes, dan Rizky Ridho. Ia berpendapat bahwa ketiga pemain ini telah membangun chemistry yang lebih baik karena sudah lama bermain bersama.

Aris menjelaskan bahwa seorang bek seperti Idzes memerlukan pasangan yang memiliki karakteristik kecepatan dan agresivitas yang tinggi. Ini dianggap penting untuk menciptakan keseimbangan dalam pertahanan, terutama saat menghadapi serangan cepat dari lawan.

“Jika Jay sudah memiliki gaya bermain yang stylish, pasangan yang tepat haruslah yang cepat dan agresif. Jangan sampai keduanya hanya saling menunggu; perlu ada satu yang berperan sebagai ‘destroyer’,” ujar Aris dalam sebuah tayangan di televisi.

Walaupun demikian, Aris tetap menghargai keberadaan Elkan Baggott dalam Timnas Indonesia. Ia menilai bahwa postur tubuh Baggott yang tinggi memberikan keuntungan, terutama dalam duel udara dan situasi bola mati saat menyerang.

➡️ Baca Juga: Emral Abus Hadapi Dilema di Laga Pembuka Piala AFF U-17 antara Indonesia dan Timor Leste

➡️ Baca Juga: Strategi Mengatur Pola Hidup Sehat Harian untuk Meningkatkan Energi Beraktivitas

Related Articles

Back to top button