depo 10k depo 10k
bola

Shin Tae-yong Ungkap VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Selevel Anak Sekolah Dasar

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, baru-baru ini mengungkapkan kondisi kebugaran para pemain yang ia tangani sejak tahun 2020. Dalam pemaparannya, ia menyoroti bahwa nilai VO2 max para pemain saat itu berada di bawah standar yang diharapkan.

Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa hasil tes fisik menunjukkan VO2 max pemain setara dengan anak-anak di usia sekolah dasar. Hal ini diungkapkan setelah pelaksanaan pemusatan latihan yang dilakukan untuk mengevaluasi kondisi fisik para pemain.

VO2 max sendiri merupakan indikator vital yang mengukur sejauh mana tubuh mampu menggunakan oksigen selama aktivitas fisik yang intens. Parameter ini berpengaruh langsung terhadap daya tahan pemain saat bertanding, yang tentunya menjadi kunci dalam performa tim.

“Pada awal training camp Timnas Indonesia, saya melakukan uji tengah. Idealnya, seorang pemain harus memiliki rata-rata VO2 max di angka 60 ke atas. Namun, pada saat itu, hasil tes menunjukkan bahwa mereka hanya berada di bawah angka 30, dan beberapa bahkan hanya mencapai 35,” ungkap Shin Tae-yong dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan.

Ia menilai bahwa angka tersebut sangat jauh dari standar yang seharusnya dimiliki oleh seorang atlet profesional. “Nilai 30 umumnya ditemukan pada pemain di tingkat sekolah dasar dan menengah. Sedangkan untuk tingkat SMA, angka VO2 max biasanya berada di kisaran 40 hingga 50,” tambahnya.

Menurut Shin, kondisi tersebut mencerminkan rendahnya daya tahan fisik para pemain pada masa itu. Ia mencatat bahwa sebagian dari mereka tampaknya kurang disiplin dalam menjalani latihan fisik yang diperlukan.

“Beberapa pemain memang kurang bersemangat dalam berlari dan mudah menyerah ketika menghadapi tantangan,” lanjutnya.

Sebagai respons terhadap situasi ini, Shin Tae-yong mengambil tindakan tegas dengan melakukan regenerasi dalam skuad. Ia mulai memanggil sejumlah pemain muda untuk membentuk tim yang lebih sesuai dengan filosofi permainan yang ingin diterapkannya.

Di antara pemain-pemain muda yang dipanggil, terdapat nama-nama seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Rizky Ridho, Witan Sulaeman, dan Egy Maulana Vikri, yang menjadi bagian dari generasi baru yang dibangun oleh Shin.

Langkah tersebut terbukti berhasil, di mana Timnas Indonesia mampu meraih posisi runner-up di Piala AFF 2020 dan berhasil lolos ke Piala Asia 2023 setelah mencatatkan kemenangan penting melawan Kuwait di babak kualifikasi.

Lebih dari itu, Timnas Indonesia juga mencetak sejarah dengan berhasil mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023 dan melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk zona Asia.

Di tingkat kelompok umur, Shin Tae-yong juga berhasil membawa Timnas Indonesia U-23 mencapai semifinal, hampir meraih tiket ke Olimpiade Paris 2024 setelah melanjutkan perjuangan hingga babak playoff.

➡️ Baca Juga: Audit Smart Contract: Menghindari Risiko Bug pada Protokol untuk Keamanan Maksimal

➡️ Baca Juga: 6 Game Offline di Bawah 20 MB yang Seru Banget, Cocok Buat HP RAM 1 GB

Related Articles

Back to top button