depo 10k depo 10k

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

bisnis

MIND ID Siap Ambil Mandat Besar, Peningkatan Penerimaan Negara dari Pengelolaan Mineral Harus Dipercepat

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dalam sektor pertambangan. Untuk itu, diperlukan penguatan berkelanjutan agar kontribusi sektor ini terhadap peningkatan penerimaan negara dapat meningkat secara signifikan.

Sebagai Holding Industri Pertambangan di Indonesia, MIND ID berperan penting sebagai perwakilan negara dalam pengelolaan sumber daya mineral. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan penerimaan negara dan memperkuat tata kelola di sektor pertambangan nasional.

Peran ini mencerminkan amanat dari Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat (3), yang menyatakan bahwa kekayaan alam yang terdapat di Indonesia dikuasai oleh negara dan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan rakyat.

Maroef Sjamsoeddin juga mengungkapkan bahwa MIND ID berkomitmen untuk memperkuat pengelolaan sumber daya mineral di tanah air. Hal ini dilakukan melalui peningkatan produksi, hilirisasi, perbaikan tata kelola, serta pembangunan ekosistem industri yang terintegrasi.

“Optimalisasi penerimaan negara bisa lebih maksimal dengan pengelolaan sumber daya alam yang dilakukan langsung oleh entitas milik negara. Dengan dukungan dari semua pihak terkait, MIND ID bertekad untuk terus memperkuat kontribusinya bagi negara melalui pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terintegrasi, peningkatan hilirisasi, dan pengembangan industri bernilai tambah,” jelasnya dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI, yang dilaksanakan pada 17 September 2026.

Berdasarkan laporan keberlanjutan perusahaan untuk tahun 2025, MIND ID berhasil mencatatkan nilai ekonomi yang dihasilkan sebesar Rp185,16 triliun, dengan nilai ekonomi yang didistribusikan mencapai Rp180,30 triliun. Angka ini menunjukkan besarnya manfaat ekonomi yang disalurkan kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk negara, mitra bisnis, dan masyarakat luas.

Kontribusi perusahaan kepada negara juga tercermin dari total kewajiban pembayaran yang mencapai Rp32,82 triliun. Jumlah ini terdiri dari dividen, pajak, dan kewajiban lainnya yang menunjukkan komitmen MIND ID terhadap peningkatan penerimaan negara.

Lebih jauh, Maroef menyoroti bahwa masih ada ruang yang luas bagi MIND ID untuk memperkuat kontribusinya dalam pengelolaan komoditas strategis nasional.

Untuk itu, Grup MIND ID terus berupaya meningkatkan kapasitas produksinya dan mempercepat pengembangan proyek-proyek hilirisasi, yang menjadi fondasi utama dalam penciptaan nilai tambah bagi bangsa.

Grup MIND ID sedang mengembangkan berbagai proyek strategis, yang mencakup ekosistem terintegrasi bauksit-alumina-aluminium, pemurnian dan pencetakan emas logam mulia, serta pengembangan ekosistem baterai untuk kendaraan listrik.

➡️ Baca Juga: Pramono Ajak BUMD Jakarta Ekspansi ke Pasar Luas, Tidak Hanya Fokus di Wilayah Sendiri

➡️ Baca Juga: Skandal Paspor Menyeret Belgia, Ancaman Terhadap Karier Pemain Indonesia Meningkat

Related Articles

Back to top button