depo 10k depo 10k

Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

sport

IPSI Dorong Intervensi Pemerintah Melalui Inpres untuk Meningkatkan Target Menuju Olimpiade

Jakarta – Dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) yang berlangsung di Jakarta, cita-cita untuk menjadikan pencak silat sebagai cabang olahraga di Olimpiade semakin ditekankan. Di balik agenda organisasi tersebut, terdapat dorongan kuat untuk mengajak pemerintah berperan aktif melalui penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) guna mempercepat langkah menuju Olimpiade.

Ketua Panitia Munas XVI PB IPSI, Bayu Syahjohan, menegaskan bahwa usulan penerbitan Inpres merupakan salah satu agenda krusial dalam Pra-Munas. Ia percaya bahwa dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga adalah kunci untuk merealisasikan pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga yang diakui di arena Olimpiade.

“Dalam diskusi hari ini, kami mengajukan permohonan Inpres untuk mendukung Road to Olympic. Ini sangat penting untuk memastikan adanya sinergi antar pihak, termasuk kementerian dan lembaga terkait,” kata Bayu saat acara Munas pada Jumat, 10 April 2026.

Bayu menjelaskan bahwa perjalanan pencak silat menuju Olimpiade bukanlah hal yang sederhana. Meskipun olahraga asli Indonesia ini telah berkembang di 83 negara, masih ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi, terutama yang berkaitan dengan administrasi dan pengakuan federasi di masing-masing negara.

Ia juga menambahkan bahwa belum semua negara tersebut mendaftarkan pencak silat di federasi olahraga yang diakui oleh Komite Olimpiade di negara mereka. Situasi ini menjadi salah satu kendala utama dalam upaya mendapatkan pengakuan internasional yang lebih luas.

Di samping itu, standar anti-doping internasional juga menyajikan tantangan tersendiri. IPSI masih harus memastikan bahwa semua persyaratan yang ditetapkan oleh lembaga seperti World Anti-Doping Agency (WADA) dapat dipenuhi dengan baik.

“Ini bukan perkara mudah; kami telah mengupayakannya selama bertahun-tahun dan sampai sekarang masih ada aspek yang belum terpenuhi,” ujar Bayu.

Dalam strategi jangka pendek, IPSI menetapkan target agar pencak silat dapat kembali dipertandingkan di Asian Games mendatang yang akan diadakan di Jepang. Upaya lobi terus dilakukan untuk memastikan cabang ini masuk dalam daftar resmi pertandingan.

Bayu menekankan bahwa Asian Games merupakan langkah penting sebelum melangkah lebih jauh menuju Olimpiade. Untuk Olimpiade Los Angeles 2028, IPSI mengambil sikap realistis dengan menargetkan status ekshibisi sebagai langkah awal. Namun, peluang untuk langsung dipertandingkan tetap terbuka lebar.

➡️ Baca Juga: Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Buntut Kasus Covid-19 Meningkat di Asia, Minta Masyarakat Waspada

➡️ Baca Juga: Vivo X100 Pro vs OPPO Find X7 Pro: Mana Raja Kamera Telefoto 2026?

Related Articles

Back to top button