Teknologi Digital Permudah Pembayaran Patungan Hanya dengan Mengambil Foto Struk

Jakarta – Aktivitas berbagi biaya saat berkumpul dengan teman, seperti makan atau ngopi, sering kali menjadi tantangan tersendiri. Proses perhitungan total pembayaran, pemisahan pesanan, dan pembagian tagihan bisa menjadi hal yang merepotkan bagi banyak orang.
Seiring dengan kemajuan teknologi, cara kita melakukan transaksi juga mengalami transformasi. Berbagai aplikasi pembayaran kini menawarkan fitur split bill yang memungkinkan pengguna untuk membagi tagihan dengan mudah tanpa perlu melakukan perhitungan manual.
Salah satu inovasi terbaru hadir dari aplikasi ShopeePay, yang memperkenalkan fitur Split Bill. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membagi tagihan hanya dengan memindai atau mengunggah foto struk, setelah itu mereka dapat menentukan berapa bagian yang harus dibayar oleh masing-masing individu.
Setelah foto struk diunggah, sistem akan secara otomatis membaca informasi yang terdapat di dalamnya. Pengguna masih memiliki kesempatan untuk memverifikasi data tersebut sebelum memilih teman yang akan terlibat dalam patungan dan menentukan item atau jumlah yang harus dibayarkan.
Tagihan yang telah disusun dapat langsung dibagikan kepada teman-teman. Melalui aplikasi, status pembayaran dapat dipantau secara real-time, sehingga pengguna bisa melihat bagian tagihan yang sudah dibayar dan yang masih pending.
Eka Nilam Dari, Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, menyatakan bahwa kebutuhan untuk patungan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Patungan telah menjadi bagian dari berbagai kegiatan sehari-hari. Dengan fitur Split Bill, kami ingin menyederhanakan proses ini, mulai dari pembagian tagihan hingga pemantauan status pembayaran yang dapat dilakukan melalui aplikasi ShopeePay,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.
Fitur ini juga dirancang agar dapat digunakan meskipun tidak ada struk fisik yang tersedia. Pengguna dapat memasukkan nama dan total tagihan secara manual, memilih teman-teman yang turut serta, serta menentukan jumlah yang harus dibayarkan masing-masing.
Untuk kegiatan yang sering dilakukan bersama individu yang sama, aplikasi ini juga dapat menampilkan grup terbaru. Hal ini memudahkan pengguna untuk tidak perlu memilih ulang seluruh anggota ketika mereka ingin membuat Split Bill di kesempatan berikutnya.
Selain dari foto struk dan input manual, fitur ini juga dapat dibuat berdasarkan riwayat transaksi ShopeePay yang memenuhi syarat, termasuk transaksi QRIS, pembayaran online, dan transaksi ShopeeFood.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa fungsi layanan pembayaran digital telah beralih dari sekadar alat transaksi menjadi solusi yang lebih komprehensif. Teknologi kini tidak hanya digunakan untuk pembayaran, tetapi juga untuk membantu pengelolaan aktivitas yang muncul setelah transaksi, seperti menghitung, membagi, dan memantau pembayaran bersama.
➡️ Baca Juga: Ongkos Haji Diprediksi Naik, Prabowo Minta Beban Tidak Jatuh ke Jemaah
➡️ Baca Juga: Anggaran Perjalanan Luar Negeri Pejabat Dihapus, Purbaya: Hanya untuk Situasi Mendesak




