Pemain Pernah Bela Belanda U-19 Ini Masih Berpeluang Bergabung dengan Timnas Indonesia

Nama Julian Oerip kembali mencuri perhatian para penggemar sepak bola di tanah air. Gelandang muda yang kini membela Jong AZ Alkmaar tersebut dikabarkan memiliki potensi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya tim nasional dalam memperkuat skuad Garuda menjelang Piala Asia 2027 yang akan datang.
Isu mengenai Oerip mencuat setelah diketahui bahwa pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sedang mencari pemain diaspora untuk menambah opsi di lini serang. Kebutuhan akan pemain sayap yang cepat dan mampu menembus pertahanan lawan menjadi perhatian utama dalam pencarian ini.
Julian Oerip pun mulai dikaitkan dengan pembicaraan tersebut. Namun, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang menegaskan bahwa pemain berusia 19 tahun ini termasuk dalam daftar rekrutan Herdman ataupun sedang dalam proses naturalisasi untuk membela Indonesia.
Oerip menarik perhatian publik setelah ia membagikan foto sepatu sepak bola yang dilengkapi stiker bendera Merah Putih melalui Instagram Story pada 21 Juli 2026. Unggahan ini langsung memicu spekulasi mengenai kemungkinan dirinya membela Timnas Indonesia di masa depan.
Sebelumnya, ia juga memposting foto bersama Sylvano Comvalius, mantan striker Bali United yang kini terlibat dalam pengembangan tim muda di AZ Alkmaar. Dalam foto tersebut, Oerip terlihat mengenakan jersey merah dengan lambang Garuda yang semakin menambah isu tentang niatnya untuk berkontribusi bagi Indonesia.
Meskipun menjadi topik hangat, unggahan-unggahan tersebut tidak bisa dianggap sebagai tanda resmi bahwa Oerip telah membuat keputusan untuk memilih membela Timnas Indonesia.
Julian Miles Oerip lahir di Belanda pada 26 Oktober 2006. Ia memiliki darah Indonesia dari pihak ayahnya, Arthur Oerip, yang diketahui berasal dari Surabaya, Jawa Timur, sehingga menjadikannya sebagai pemain yang menarik perhatian dalam konteks pemain diaspora.
Latar belakang tersebut membuatnya menjadi salah satu kandidat menarik dalam diskusi terkait pemain yang bisa memperkuat tim nasional. Namun, untuk bisa membela Indonesia, Oerip harus memenuhi persyaratan kewarganegaraan serta regulasi FIFA yang berlaku.
Proses ini tidaklah sederhana, mengingat Oerip sebelumnya telah memperkuat berbagai tim nasional kelompok umur Belanda, mulai dari U-16 hingga U-19. Riwayat ini harus dianalisis berdasarkan jenis pertandingan yang diikuti, status kewarganegaraannya pada saat itu, serta aturan mengenai perpindahan asosiasi antarnegara.
Oleh karena itu, peluang Oerip untuk membela Timnas Indonesia masih belum bisa dipastikan hanya berdasarkan keturunan dan unggahan di media sosial saja.
Sebagai pemain yang telah berkembang melalui sistem pembinaan sepak bola Belanda, Oerip bergabung dengan akademi AZ Alkmaar pada tahun 2017. Sebelumnya, ia telah bermain untuk dua klub lokal, yaitu CSV Jong Holland dan AFC ’34.
Dengan latar belakang dan potensi yang dimilikinya, Julian Oerip menjadi salah satu nama yang terus diperhatikan dalam skema penguatan Timnas Indonesia. Keputusan terkait masa depannya di level internasional akan sangat tergantung pada berbagai faktor, termasuk keinginannya untuk berkontribusi pada negara asal ayahnya, serta proses administrasi yang harus dilalui.
Melihat dinamika ini, para penggemar sepak bola Indonesia patut menunggu dengan penuh harapan perkembangan selanjutnya dari Julian Oerip. Apakah ia akan menjadi bagian dari skuad Garuda di masa depan? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
➡️ Baca Juga: Mobil Tempur Dewa United Motorsports 2026: Pilihan Terbaik untuk Rally dan Touring
➡️ Baca Juga: Bos BGN Mengungkapkan Anggaran Rp240 Triliun, 97 Persen Dialokasikan untuk Program MBG




