SMBC Indonesia Bagikan Dividen Sebesar Rp 101,11 Miliar atau Rp 9,49 Per Saham

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) berhasil menyetujui alokasi laba bersih untuk tahun buku 2025, yang akan digunakan untuk dividen tunai sebesar 20 persen dari total laba bersih. Jumlah yang akan dibagikan mencapai sekitar Rp 101,11 miliar, atau setara dengan Rp 9,49 per saham (bruto).
Direktur Utama SMBC Indonesia, Henoch Munandar, menjelaskan bahwa para pemegang saham juga sepakat untuk tidak mengalokasikan dana cadangan wajib. Keputusan ini diambil karena perusahaan telah memenuhi persyaratan minimum dana cadangan wajib sebesar 20 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007.
Henoch mengungkapkan bahwa kebijakan dividen dengan rasio pembagian dividen sebesar 20 persen ini menunjukkan komitmen SMBC Indonesia terhadap pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Selain itu, struktur permodalan yang kuat akan mendukung langkah-langkah pertumbuhan di masa depan.
“Pembagian dividen ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan SMBC Indonesia untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, serta mencerminkan keseimbangan antara imbal hasil dan kesehatan permodalan,” ungkap Henoch dalam keterangan resminya pada Kamis, 23 April 2026.
Para pemegang saham juga sepakat untuk mencatat sisa laba bersih perusahaan setelah pengurangan dana dividen dan cadangan wajib sebagai laba ditahan, serta menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris.
Perubahan dalam susunan pengurus Direksi dan Dewan Komisaris dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan. Dalam rangka ini, Emilya Tjahjadi diangkat sebagai Direktur dan Linus Ekabranko Windoe sebagai Komisaris Independen, efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan. Rapat juga menerima pengunduran diri Ninik Herlani Masli Ridhwan dari posisi Komisaris Independen.
“Perubahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat arah dan tata kelola perusahaan, terutama dalam memastikan segmen wholesale banking dan commercial banking semakin solid, baik dari strategi pertumbuhan maupun pengelolaan portofolio, serta penguatan hubungan dengan nasabah korporasi,” tambahnya.
Berikut adalah susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris SMBC Indonesia yang dihasilkan dari RUPST.
Dewan Direksi:
– Direktur Utama: Henoch Munandar
– Wakil Direktur Utama: Jun Saito
➡️ Baca Juga: Bus Terhenti, Jemaah Haji Indonesia Jalan Kaki dari Muzdalifah ke Mina
➡️ Baca Juga: Menlu Sugiono Mendorong UNIFIL untuk Lakukan Investigasi Menyeluruh atas Kematian Prajurit TNI di Lebanon




