Abu Vulkanik Anak Krakatau Sempat Ganggu Pembangunan Dermaga di Lampung

— Paragraf 1 —
Jakarta, VIVA – TNI Angkatan Laut (AL) mengatakan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau sempat mengganggu pembangunan infrastruktur dermaga untuk kapal induk di Lampung.
— Paragraf 2 —
Kondisi tersebut hanya terjadi selama satu hari. Saat ini, pembangunan dermaga sudah berjalan normal.
— Paragraf 3 —
“Untuk terkait pembangunan dermaga hanya terganggu satu hari saja pada hari Sabtu, 5 September 2026, namun saat ini sudah normal kembali,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul dilansir dari ANTARA, Selasa, 8 September 2026.
— Paragraf 4 —
Tanggul berharap, pembangunan dermaga ini dapat selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
— Paragraf 5 —
Adapun pembangunan dermaga ini dipersiapkan untuk menyambut kedatangan kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia yang nantinya akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
— Paragraf 6 —
Menurut Tunggul, kapal tersebut saat ini masih berada di Laut Arab dalam perjalanan menuju Indonesia.
— Paragraf 7 —
TNI AL memperkirakan ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Indonesia pada 17 September 2026.
— Paragraf 8 —
Tunggul berharap seluruh infrastruktur dermaga kapal induk di Lampung telah selesai dibangun dan siap digunakan sebelum kapal tersebut tiba.
— Paragraf 9 —
ITS Giuseppe Garibaldi bertolak dari Italia menuju Indonesia pada 24 Agustus 2026.
— Paragraf 10 —
Selama perjalanan menuju Indonesia, kapal tersebut masih menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi dan berbendera Italia.
— Paragraf 11 —
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali sebelumnya mengatakan kapal tersebut diperkirakan tiba di Indonesia pada 15–20 September 2026 setelah menempuh perjalanan lebih dari 20 hari.
— Paragraf 12 —
Kapal tersebut menempuh perjalanan melalui Terusan Suez dan Laut Merah dengan pengawalan kapal perang Italia.
— Paragraf 13 —
Setelah tiba di Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi direncanakan menjalani pengukuhan dan pergantian bendera pada 25 September 2026 sekaligus berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
— Paragraf 14 —
TNI AL sebelumnya menyebut prosesi tersebut direncanakan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
— Paragraf 15 —
Kapal induk tersebut juga dijadwalkan tampil pada peringatan HUT Ke-81 TNI pada Oktober 2026 sebagai bagian dari parade lintas laut. (Ant)
➡️ Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Hadapi Konferensi Global di Kejuaraan Internasional
➡️ Baca Juga: Kemendikbud Luncurkan Program Digitalisasi Pertandingan Sepak Bola




