depo 10k depo 10k

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

lifestyle

Kondisi Wisata Tanjung Lesung di Sekitar Gunung Anak Krakatau yang Masih Aktif

Kegiatan Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda terus menarik perhatian, terutama bagi para pelancong yang merencanakan liburan di kawasan pesisir Banten. Namun, meski aktivitas vulkanik tersebut berlangsung, hal ini tidak menghentikan kegiatan wisata di Tanjung Lesung.

Kawasan wisata Tanjung Lesung saat ini beroperasi dengan normal dan dalam kondisi yang aman. Berbagai fasilitas wisata, termasuk akomodasi, area pantai, dan aktivitas rekreasi, tetap tersedia untuk dinikmati oleh para wisatawan.

Seorang pengunjung dari Jakarta, Yanuar (39 tahun), memutuskan untuk melanjutkan rencana liburannya bersama keluarganya setelah melakukan pengecekan terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Ia menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mendapatkan informasi bahwa jarak antara Tanjung Lesung dan Gunung Anak Krakatau berkisar 50-60 kilometer, yang berada di luar radius aman yang dianjurkan untuk dijauhi.

“Awalnya kami mencari tahu lebih lanjut mengenai erupsi yang terjadi. Setelah mengetahui bahwa lokasinya cukup jauh dari Tanjung Lesung, kami memutuskan untuk tetap melanjutkan liburan. Sampai saat ini suasana di sini normal dan anak-anak juga sangat menikmati waktu mereka,” ungkap Yanuar yang menginap di Villa Bora di Tanjung Lesung Beach & Hotel.

Tanjung Lesung terletak di luar radius yang dianggap berbahaya.

Menurut laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM, pada 11 September 2026 antara pukul 06.00-12.00 WIB, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.

Dalam periode tersebut, kondisi cuaca di sekitar gunung api terpantau cerah hingga berawan, dengan angin berkecepatan lemah hingga sedang dari arah barat laut. Suhu di wilayah tersebut berkisar antara 26,5-29,5 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 67-83 persen.

Gunung tersebut terlihat dalam keadaan berkabut dengan tingkat kabut 0-III. Asap yang keluar dari kawah utama berwarna putih dengan intensitas yang bervariasi dari tipis hingga sedang, dengan ketinggian sekitar 10-50 meter dari puncak gunung.

Fahrul Roji, A.Md., yang merupakan penyusun laporan dari PVMBG, menghimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari PVMBG serta BPBD setempat.

Di sisi lain, Dr. Ir. Mochamad Nugraha Kartadinata, Penyelidik Bumi Madya dari Badan Geologi, Kementerian ESDM RI, menegaskan bahwa lokasi Tanjung Lesung berada sekitar 50 kilometer dari Gunung Anak Krakatau, menjadikannya relatif aman untuk dikunjungi.

➡️ Baca Juga: Prabowo Kembali Bawa Investasi Rp575 Triliun dari Jepang dan Korsel untuk Perekonomian Indonesia

➡️ Baca Juga: PC Rakitan Ideal untuk Studio Rekaman Musik dengan Suara Kipas yang Senyap

Related Articles

Back to top button