Pelatih Vietnam Mengungkap Alasan Gagal Lolos ke Piala Asia U-20 2027

Timnas Vietnam U-20 secara resmi tereliminasi dari ajang Piala Asia U-20 2027 setelah mengalami kekalahan dari Iran dengan skor 1-3 dalam pertandingan terakhir Grup C babak kualifikasi yang berlangsung di Stadion Viet Tri pada hari Minggu, 7 September 2026.
Vietnam sempat memimpin berkat gol yang dicetak oleh Nguyen Quoc Khanh pada menit ke-41. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama, karena Iran berhasil membalikkan keadaan dengan tiga gol yang dicetak oleh Arian (50′), Beheshti melalui penalti (63′), dan Zadeh yang juga mencetak penalti (95′).
Kekalahan ini menempatkan Vietnam di posisi terbawah klasemen Grup C, yang berarti mereka terpaksa terdegradasi ke fase pengembangan. Konsekuensinya, Vietnam tidak hanya akan absen dari Piala Asia U-20 2027, tetapi juga dari edisi 2029, dan harus berjuang keras dari level bawah untuk mendapatkan tempat di kualifikasi Piala Asia U-20 2031.
Mengomentari hasil kurang memuaskan tersebut, pelatih timnas Vietnam U-20, Yutaka Ikeuchi, menjelaskan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kegagalan timnya. Dia menyatakan bahwa para pemainnya masih kurang pengalaman ketika berhadapan dengan tim-tim tangguh dalam grup, seperti Iran, Korea Utara, dan Palestina.
“Generasi ini memiliki banyak potensi yang menjanjikan. Namun, mereka belum cukup sering menghadapi lawan-lawan yang kuat. Jika mereka diberikan lebih banyak kesempatan, saya yakin mereka bisa berkembang lebih jauh,” ungkap Ikeuchi saat diwawancarai, seperti dikutip dari The Thao 247, pada Selasa, 8 September 2026.
Pelatih asal Jepang ini juga menekankan betapa disayangkannya kegagalan ini, karena menghalangi kesempatan para pemain muda untuk berkompetisi di tingkat Asia dalam dua edisi berturut-turut.
“Setelah turnamen ini, saya akan menganalisis pengalaman ini bersama para pemain Vietnam. Saat ini, saya belum memiliki rencana lebih lanjut terkait pengembangan sepak bola usia muda di Vietnam,” tambahnya.
Dengan hasil yang mengecewakan ini, Vietnam mengikuti jejak negara-negara ASEAN lainnya seperti Filipina, Kamboja, dan Laos yang juga gagal melaju ke fase selanjutnya. Sementara itu, kawasan Asia Tenggara akan diwakili oleh Indonesia yang berhasil lolos sebagai juara Grup H, serta Malaysia dan Thailand yang melanjutkan langkah mereka sebagai runner-up terbaik.
Perjalanan Vietnam U-20 menuju kualifikasi Piala Asia U-20 2027 berakhir dengan catatan pahit. Hal ini mencerminkan tantangan yang dihadapi timnas dalam bersaing di level internasional, terutama melawan tim-tim yang sudah memiliki pengalaman lebih dalam kompetisi besar.
Pentahapan pengembangan tim usia muda memang membutuhkan waktu dan perhatian khusus. Para pemain muda Vietnam perlu mendapatkan lebih banyak pengalaman dalam kompetisi yang lebih ketat agar dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Penting bagi federasi sepak bola Vietnam untuk mengevaluasi dan merancang program pengembangan yang lebih baik. Fokus pada pembinaan dan kompetisi yang lebih sering akan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pemain muda di masa depan.
Ikeuchi, sebagai pelatih, telah menunjukkan komitmen untuk belajar dari hasil ini dan berupaya membangun fondasi yang lebih kuat untuk timnas U-20. Ia menyadari bahwa proses ini tidak akan instan, tetapi memerlukan dedikasi dan kerja keras dari semua pihak.
Melihat ke depan, Vietnam harus mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi tantangan di masa mendatang. Dengan pengalaman yang didapat dari kegagalan ini, diharapkan timnas U-20 dapat bangkit dan lebih siap untuk berkompetisi di ajang yang lebih bergengsi.
Dari sini, harapan akan muncul bagi generasi pemain muda Vietnam yang memiliki potensi untuk bersinar di pentas sepak bola Asia. Namun, hal ini akan sangat bergantung pada bagaimana mereka dibina dan diberdayakan dalam beberapa tahun ke depan.
Kegagalan ini seharusnya menjadi momen refleksi yang penting bagi semua pemangku kepentingan dalam sepak bola Vietnam. Dengan tekad dan strategi yang tepat, Vietnam U-20 bisa kembali ke jalur yang benar untuk meraih kesuksesan di pentas Asia di masa yang akan datang.
➡️ Baca Juga: Timnas Malaysia Mundur dari Piala AFF 2026, Pelatih Tan Cheng Hoe Mengakui Kegagalan
➡️ Baca Juga: Donald Trump Memanfaatkan Penutupan Selat Hormuz untuk Meningkatkan Keuntungan




