Perubahan Tren Kecantikan di Indonesia: Dari Makeup Hingga Parfum yang Terkini

Memilih produk kecantikan saat ini telah bertransformasi menjadi lebih dari sekadar mengikuti tren atau mencoba item yang tengah hits. Konsumen kini lebih kritis dalam menentukan pilihan, dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik kulit, preferensi pribadi, serta ulasan dari pengguna lain sebelum memilih produk yang akan mereka gunakan secara rutin.
Transformasi ini memengaruhi cara konsumen menjelajahi dunia kecantikan, yang kini semakin bervariasi. Ulasan dari pengguna, rekomendasi, dan dinamika tren menjadi beberapa faktor penting yang memengaruhi keputusan pembelian mereka.
Perubahan ini juga tercermin dalam pertumbuhan berbagai kategori produk kecantikan. Data dari Sociolla menunjukkan bahwa kategori fragrance mengalami lonjakan pembelian hingga 144 persen. Di sisi lain, makeup tumbuh sebesar 44 persen, hair care mencatat peningkatan 20 persen, skincare 18 persen, dan body care 10 persen.
Angka-angka tersebut menggambarkan adanya peningkatan minat konsumen terhadap beragam kategori kecantikan, mulai dari perawatan kulit hingga produk wewangian. Meskipun demikian, setiap kategori memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga preferensi konsumen tidak dapat hanya dinilai dari popularitas produk semata.
Dalam menghadapi beragam pilihan yang ada, pengalaman pengguna menjadi salah satu acuan penting dalam menentukan produk yang tepat. Konsumen kini dapat membandingkan ulasan, mengevaluasi manfaat dari produk, serta menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan kebiasaan masing-masing.
Chrisanti Indiana, Co-founder dan CMO Social Bella Indonesia, menyatakan bahwa perubahan perilaku ini menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam memahami perkembangan industri kecantikan.
“Sebagai bagian dari ekosistem kecantikan, kami memiliki kesempatan untuk melihat berbagai perspektif dalam industri ini, mulai dari apa yang dicari konsumen, pilihan produk, hingga ulasan yang diberikan, serta bagaimana sebuah produk berkembang dan menarik perhatian di tengah perubahan tren. Oleh karena itu, bagi kami, pengakuan dalam Sociolla Awards bukan hanya tentang produk yang populer, tetapi juga tentang memahami apa yang benar-benar relevan bagi konsumen. Kami menggabungkan ulasan dari pengguna nyata, kinerja merek yang kuat, serta data dan tren dari SOCO Insight Factory untuk mendapatkan perspektif yang lebih menyeluruh mengenai produk dan merek yang berperan penting dalam rutinitas kecantikan konsumen,” jelas Chrisanti dalam keterangannya.
Perubahan pilihan konsumen berkontribusi dalam membentuk tren kecantikan yang ada.
Transformasi preferensi ini menegaskan bahwa tren kecantikan bukan hanya ditentukan oleh produk yang banyak dibicarakan. Respons konsumen, pengalaman penggunaan, serta kebutuhan yang terus berkembang juga berperan penting dalam menentukan produk mana yang mampu bertahan dan menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.
➡️ Baca Juga: Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah 20 Maret 2026 di Jabodetabek, Temukan Titik Terdekat!
➡️ Baca Juga: Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Produktivitas




