Prabowo Sebutkan Lebih dari 3 Juta Lapangan Kerja Tercipta di Masa Pemerintahannya

Prabowo Subianto, selaku Presiden, mengungkapkan bahwa selama hampir dua tahun masa pemerintahannya, lebih dari 3 juta lapangan kerja telah berhasil diciptakan. Dalam enam bulan pertama tahun 2026 saja, pemerintah berhasil menciptakan sebanyak 1,4 juta lapangan kerja baru.
“Telah tercipta 1,4 juta lapangan kerja,” ujar Prabowo saat menyampaikan pidato Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Gedung MPR/DPR pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Penciptaan lapangan kerja ini merupakan bagian dari target pemerintah yang berusaha memenuhi salah satu janji kampanye Prabowo, yaitu menciptakan total 19 juta lapangan kerja selama periode lima tahun masa jabatannya.
Target tersebut mencakup penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor yang strategis, termasuk sekitar 5 juta pekerjaan yang berasal dari sektor ekonomi hijau yang kini tengah berkembang pesat.
Selain penciptaan lapangan kerja, Prabowo juga menjelaskan bahwa investasi di Indonesia tetap menunjukkan tren pertumbuhan meskipun berada di tengah ketidakpastian global. Pada semester pertama tahun 2026, realisasi investasi tercatat mencapai Rp1.010 triliun.
Sementara itu, sepanjang tahun 2025, total investasi yang direalisasikan mencapai Rp1.931 triliun dan diperkirakan mampu menciptakan sekitar 2,7 juta lapangan kerja.
“Karena kerja keras kita dan kepercayaan rakyat terhadap pemerintah, di tengah situasi global yang tidak menentu, investasi tetap tumbuh. Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun,” jelasnya.
Prabowo juga menyoroti kondisi geopolitik dunia yang masih dilingkupi oleh berbagai konflik dan perang terbuka, khususnya di kawasan Eropa dan Timur Tengah. Situasi ini berpotensi memengaruhi rantai pasok global dan stabilitas ekonomi.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan eksternal, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap mampu menjaga kemandirian ekonomi dan tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar negeri, menunjukkan ketahanan dan kemampuan negara dalam menghadapi situasi global yang kompleks.
➡️ Baca Juga: Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Resmi Jadi Brand Ambassador DSI Sejak 2022
➡️ Baca Juga: 16 Mahasiswa FH UI Terlibat Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Kampus Terapkan Sanksi Tegas




