depo 10k depo 10k

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

berita

Proyek Pemkab Bekasi Terindikasi Dikerjakan Berdasarkan Arahan Yayat Sudrajat, KPK Selidiki Perannya

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang diduga dilakukan berdasarkan arahan dari anggota polisi, Yayat Sudrajat (YYS).

Penyelidikan ini melibatkan pemeriksaan sejumlah saksi terkait pengembangan kasus proyek yang diduga melibatkan praktik ijon di Pemkab Bekasi, dengan nama Bupati nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK), turut terlibat. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa dalam proses pemeriksaan, penyidik mendalami keterlibatan pihak swasta, yakni Sarjan (SJ), yang diduga juga terpengaruh oleh arahan dari Yayat Sudrajat. “Selama pemeriksaan ini, kami mendalami saksi-saksi terkait pengadaan barang atau jasa di lingkup Pemkab Bekasi yang diduga melibatkan arahan dari YYS,” ujarnya pada Rabu, 23 September 2026. Beberapa saksi yang diperiksa termasuk Imam Fathurohman, Kepala Dinas Pendidikan, Henri Lincoln, Kepala Dinas SDABMBK, Benny Sugiarto Prawiro, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, serta beberapa individu lainnya yang terkait.

KPK telah menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) baru dalam kasus suap yang melibatkan Pemkab Bekasi ini. Dalam proses penyidikan, nama Yayat Sudrajat muncul dengan intensitas yang tinggi, karena ia diduga menerima aliran dana dari Sarjan, yang merupakan tersangka dalam kasus ini dan sudah divonis dalam persidangan. Beberapa waktu lalu, KPK juga telah memeriksa Yayat bersamaan dengan penggeledahan di kediamannya yang terletak di Cibubur dan Depok. KPK mengungkapkan bahwa Yayat memiliki sejumlah aset yang tersebar di beberapa daerah, termasuk Jakarta, Bekasi, Cibubur, Depok, Bogor, Sukabumi, dan Karawang. Proses penelusuran terhadap aset-aset lain yang berkaitan dengan kasus ini masih terus berlangsung.

➡️ Baca Juga: 3 Mobil Honda Termahal di Pasaran dan Spesifikasinya yang Menarik

➡️ Baca Juga: Pesan Penting Hana Kuraki, Bintang Porno Jepang Sebelum Meninggal Dunia

Related Articles

Back to top button