depo 10k depo 10k

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

bisnis

Tingkatkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan untuk Mempercepat Layanan Ketapang-Gilimanuk ASDP

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sedang berupaya keras untuk mempercepat pemulihan operasional layanan penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Langkah ini diambil menyusul adanya dinamika layanan yang terjadi pada Sabtu, 26 September 2026.

Salah satu faktor yang memicu situasi ini adalah penyampaian aspirasi dari sejumlah pengemudi truk di area pintu keluar Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengungkapkan bahwa saat ini semua pihak terkait fokus pada upaya percepatan pemulihan layanan serta pengurangan antrean, dengan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama.

“Setelah kami mencapai kesepakatan yang baik, kami akan fokus pada upaya mempercepat normalisasi operasional dan penguraian antrean secara bertahap,” jelas Heru dalam keterangannya pada Minggu, 27 September 2026.

Kapasitas kapal yang ada terus dioptimalkan melalui peningkatan siklus pelayanan kapal dan pengaturan muatan, yang disesuaikan dengan karakteristik serta kapasitas masing-masing kapal.

Aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung sejak sekitar pukul 14.15 WIB itu berakhir sekitar pukul 20.00 WIB. Melalui komunikasi dan mediasi bersama perwakilan pengemudi truk, ASDP berkolaborasi dengan KSOP Tanjung Wangi, BPTD, KP3, GAPASDAP, INFA, asosiasi pengguna jasa penyeberangan, serta pemangku kepentingan lainnya, menyepakati serangkaian langkah untuk mempercepat pemulihan operasional dan menjaga kelancaran layanan penyeberangan.

Salah satu langkah yang diambil adalah mengoptimalkan distribusi kendaraan berdasarkan kapasitas dan karakteristik kapal yang beroperasi. Kendaraan dengan muatan lebih dari 30 ton akan dilayani melalui kapal-kapal LCM, sementara kendaraan dengan muatan di bawah 30 ton akan diarahkan melalui kapal MB 1, 2, 3, dan 4.

Pengaturan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh kapasitas kapal dan fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga distribusi kendaraan menjadi lebih efisien dan tidak terpusat pada jenis kapal tertentu.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto, menjelaskan bahwa ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan terus berupaya mempercepat siklus pelayanan kapal. Proses ini mencakup sandar, pemuatan, hingga keberangkatan, dengan tetap mempertimbangkan kondisi operasional dan standar keselamatan yang berlaku.

“Kuncinya adalah memastikan bahwa seluruh kapasitas yang ada dapat digunakan secara maksimal. Pengaturan muatan dilakukan sesuai dengan kapasitas kapal, sementara proses pelayanan kapal terus dipercepat melalui koordinasi yang lebih solid antara petugas, regulator, dan operator. Dengan langkah-langkah ini, kami berharap antrean dapat terus berkurang secara bertahap,” tambahnya.

➡️ Baca Juga: Keberatan PAN Terhadap Kenaikan Ambang Batas Parlemen 4 Persen dan Dampaknya terhadap Suara Sah Hangus

➡️ Baca Juga: Bocah SD di Merauke Sumbangkan Tabungan untuk Korban Bencana, Tunda Mimpi Punya Sepeda

Related Articles

Back to top button