depo 10k depo 10k

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

berita

Ustaz Das’ad Latif Tegaskan Bahaya Memaksakan Gaya Hidup yang Tidak Realistis

Ustaz Das’ad Latif menyampaikan pernyataan penting mengenai gaya hidup kepada ribuan warga di Buaran, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan. Dalam acara ini, beliau mengajak masyarakat untuk merenungkan cara hidup yang seharusnya sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.

Beliau mengingatkan bahwa memaksakan diri untuk hidup di luar batas kemampuan bukanlah pilihan yang bijak. Justru, hal tersebut bisa menjadi beban yang berat bagi individu dan keluarganya. Pesan ini disampaikan oleh Das’ad Latif saat mengisi Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Buaran, Tangsel.

Di hadapan ribuan pendengar, Das’ad menekankan pentingnya menjalani hidup secara sederhana dan realistis. Dia percaya, kesabaran, doa, dan usaha yang maksimal adalah elemen-elemen kunci dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Kita sebagai manusia sejati harus mampu hidup sesuai dengan kapasitas kita, bukan berusaha tampil di luar kemampuan yang pada akhirnya justru akan menyusahkan diri sendiri,” ungkap Das’ad Latif dalam kesempatan tersebut.

Selanjutnya, beliau juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan usaha semata. Kesabaran dan doa adalah dua hal yang harus senantiasa dipegang teguh dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

“Kita perlu bersikap sabar dan senantiasa berdoa, serta berikhtiar sesuai dengan kemampuan kita agar tetap dapat menjadi pribadi yang lebih baik,” tambahnya.

Dalam momen berharga ini, Ketua Dewan Pembina PSI Banten, H. Ian Pribadi, turut hadir dan memberikan pandangannya mengenai peringatan Maulid Nabi yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat setempat.

Ian menjelaskan bahwa Maulid bukan hanya sekadar tradisi keagamaan yang bersifat ritual, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperdalam pemahaman serta mengenang teladan Nabi Muhammad SAW.

“Maulid adalah tradisi yang melengkapi ibadah kita, seperti salat. Ini adalah pengajian tahunan yang kita rayakan untuk terus belajar dan mengingat ajaran Nabi Muhammad SAW,” jelas Ian.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Banten, Andra Soni, serta sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) Ratu Isyana Bagoes Oka dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan.

Kehadiran berbagai tokoh masyarakat dalam acara ini menunjukkan komitmen untuk bersama-sama meneguhkan nilai-nilai yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kesadaran untuk tidak memaksakan gaya hidup yang tidak realistis adalah bagian dari proses menuju kehidupan yang lebih harmonis dan berkelanjutan. Ustaz Das’ad Latif, melalui pengalamannya, memberikan panduan yang relevan bagi masyarakat untuk menjalani hidup yang lebih sesuai dengan kemampuan dan kondisi yang ada.

Melalui pesan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijaksana dalam memilih gaya hidup yang tidak hanya mengedepankan penampilan, tetapi juga substansi yang lebih bermakna. Memahami batasan diri adalah langkah awal untuk meraih kebahagiaan dan ketenangan dalam hidup.

➡️ Baca Juga: Dukung Iklim Investasi, Notaris RI Harus Tingkatkan Profesionalisme dan Integritas

➡️ Baca Juga: Penyelidikan Kelalaian 4 Pekerja Tewas Saat Membersihkan Tangki Air Proyek Bangunan

Related Articles

Back to top button