Bocah SD di Merauke Sumbangkan Tabungan untuk Korban Bencana, Tunda Mimpi Punya Sepeda

Di tengah beragam berita tentang bencana alam dan berbagai konflik yang terus menghiasi layar media, seorang siswa sekolah dasar dari Merauke, Papua Selatan, bernama Libo, memberikan pelajaran berharga tentang kepedulian. Dalam usianya yang masih muda, ia menunjukkan bahwa rasa empati dan perhatian kepada sesama tidak mengenal batasan usia, jarak, maupun kepentingan pribadi.
Libo dikenal sebagai anak yang memiliki semangat belajar yang tinggi dan kepribadian yang peduli terhadap orang lain. Lalu, bagaimana sosok Libo bisa menjadi begitu dikenal dan mencuri perhatian banyak orang?
Nama Libo mulai diperbincangkan publik setelah ia mengambil keputusan yang mengharukan pada bulan Desember 2025, di mana ia rela menyumbangkan tabungannya yang telah ia kumpulkan selama ini demi sepeda impiannya untuk membantu korban bencana di Sumatra.
Kisah menyentuh hati ini menjadi viral berkat unggahan di Instagram oleh Bintang (@btngg23), seorang prajurit TNI di Merauke yang sering membagikan momen-momen bersama anak-anak di daerah tersebut.
Bagi Libo, sepeda bukan sekadar barang impian. Ia memerlukan kendaraan agar aktivitas harian menjadi lebih mudah dan tidak melelahkan. Tabungannya perlahan terkumpul, sebagian besar berasal dari sumbangan orang-orang yang mengikuti akun Bintang, yang juga memberikan dukungan finansial untuk Libo.
Dalam pandangan masyarakat, Bintang telah menjadi sosok “Abang” bagi Libo. Ia adalah tempat Libo bertanya tentang cita-cita, masa depan, dan berbagai hal kecil dalam hidup yang belum sepenuhnya ia pahami. Bintang berperan sebagai jembatan bagi banyak orang yang ingin berbagi rezeki dengan Libo dan teman-temannya di daerah itu.
Saat berita mengenai bencana yang melanda Sumatra dan Aceh pada Desember 2025 terdengar di telinga Libo, ia menunjukkan ketulusan hati yang luar biasa untuk seusianya. Ia langsung bertanya kepada Bintang tentang keadaan para korban yang menderita akibat musibah tersebut.
Ironisnya, di saat yang sama, Libo sedang giat menabung untuk membeli sepeda, sebuah impian yang sudah lama ia harapkan.
“Bang, uang yang Libo tabung itu lebih baik kita sumbangkan untuk mereka,” ujar Libo tanpa ragu-ragu.
Bintang kemudian mengunggah percakapan tersebut dengan jujur, yang berhasil menyentuh hati banyak orang. Banyak netizen yang memberikan dukungan di kolom komentar, termasuk doa agar impian Libo yang terpaksa ditunda itu dapat terwujud di masa depan.
Reaksi positif dari publik tak hanya datang dari netizen biasa. Brand sepeda terkenal asal Indonesia, Polygon Bikes, turut merespons kisah inspiratif Libo. Dalam unggahan Bintang pada 5 Maret, mereka mengirimkan sebuah sepeda sebagai bentuk dukungan kepada Libo, mewakili semua orang yang telah memperkenalkan Polygon kepada Libo dan Bintang.
Kisah Libo bukan hanya sekadar tentang pengorbanan seorang anak untuk membantu orang lain, tetapi juga menunjukkan kekuatan solidaritas dan empati yang dapat menginspirasi banyak orang di tengah tantangan yang dihadapi. Ini adalah pengingat bahwa kebaikan dapat datang dari mana saja dan siapa saja, bahkan dari seorang bocah SD di ujung timur Indonesia yang berani menunda cita-citanya demi membantu sesama.
➡️ Baca Juga: Mulya Laksmiwati Resmi Resmikan di Penghargaan Musik Internasional
➡️ Baca Juga: Virgoun Blokir Akun Sosmed Setelah Ungkap Lindi Fitriyana Hamil, Apa Alasannya?




