depo 10k depo 10k

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

berita

DNA Jenazah di Enggano Akan Dicocokkan dengan Keluarga Penumpang KM Arupadhatu I, yang Bawa Jurnalis

— Paragraf 1 —

VIVA –Proses pencocokan DNA antara sampel keluarga rombongan jurnalis kapal cepat KM Arupadatu I dan jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu masih berlanjut. Berdasarkan keterangan Kepolisian Daerah Banten, proses tersebut akan membutuhkan waktu kurang lebih dua pekan.

— Paragraf 2 —

“Data antemortem dan sampel DNA keluarga dari posko kita di Banten sudah diserahkan ke Polda Bengkulu untuk persesuaian. Saat ini masih proses identifikasi, dan umumnya memakan waktu lebih kurang dua minggu,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli A Hutapea dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis kemarin.

— Paragraf 3 —

Dia menjelaskan pihak kepolisian menemukan jenazah  laki-laki berusia sekitar 50 tahun dengan tinggi badan 163 cm. Saat ditemukan, jenazah tersebut mengenakan celana pendek selancar, karena tidak ada warga setempat yang merasa kehilangan anggota keluarga, pihak Forkopimcam setempat sempat memakamkan jenazah tersebut pada malam harinya.

— Paragraf 4 —

Sementara itu, setelah dilakukan koordinasi lintas wilayah antara Polda Banten dan Polda Bengkulu, makam jenazah tersebut kembali digali. Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk menjalani autopsi dan proses identifikasi postmortem.

— Paragraf 5 —

Maruli memastikan Polda Banten akan berkomunikasi dan memberikan pendampingan penuh kepada pihak keluarga untuk memantau perkembangan medis resmi dari Tim DVI Polri yang menangani.

— Paragraf 6 —

“Karena yang paling dibutuhkan keluarga hari ini adalah dukungan. Yang dibutuhkan keluarga hari ini adalah informasi-informasi, karena keluarga dan kita semua masih memelihara harapan bahwa kawan-kawan kita, saudara-saudara kita ini masih bisa ditemukan. Oleh karena itu kami akan terus menjaga komunikasi untuk berkoordinasi dengan para pihak keluarga,” kata dia.

— Paragraf 7 —

Adapun penyelarasan data DNA antemortem keluarga korban dengan sampel jenazah postmortem ini dinilai menjadi harapan besar semua pihak untuk memastikan apakah jenazah tersebut merupakan bagian dari delapan penumpang kapal.

— Paragraf 8 —

Sebagai informasi, dari total delapan penumpang KM Arupadatu I yang terdiri atas lima jurnalis, dua kru kapal, dan satu pemandu, enam di antaranya terdata sebagai warga ber-KTP Provinsi Banten. Namun Maruli tidak menjelaskan secara rinci jenazah siapa yang dimaksud.

➡️ Baca Juga: 7 Smartphone Flagship Bekas dengan Harga Terjangkau dan Kualitas Terjamin untuk Dibeli

➡️ Baca Juga: Cara Efektif Merawat Layar HP Lipat Agar Terhindar Dari Retak di Bagian Tengah

Related Articles

Back to top button