Evra Ungkap Lawan Paling Menyebalkan: Bukan Messi, Melainkan Mantan Pemain Liverpool Ini

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sering dianggap sebagai dua pesepakbola paling menakutkan di area penalti selama dua dekade terakhir. Keterampilan mereka dalam menggiring bola dan mencetak gol menjadikan mereka ancaman besar bagi bek-bek lawan. Namun, mantan bek Manchester United, Patrice Evra, memiliki pandangan berbeda tentang lawan yang paling menyulitkan.
Evra, yang dikenal sebagai bek kiri yang agresif dan sering terlibat dalam serangan, ternyata memiliki satu pemain yang membuatnya merasa frustrasi. Menariknya, pemain tersebut bukanlah penyerang terkenal atau bahkan Luis Suárez, yang selama ini dikenal sebagai rivalnya yang paling dikenal.
Dalam sebuah wawancara, Evra menyebut James Milner sebagai lawan yang paling menyebalkan yang pernah ia hadapi di lapangan. “Bukan yang paling sulit, tapi James Milner. Banyak orang mungkin mengira saya akan menyebut nama lain, tetapi dia selalu bisa bertahan lebih baik daripada saya,” ungkap Evra.
Bagi Evra, gaya permainan Milner benar-benar mengganggu ritmenya sebagai bek yang gemar membantu serangan. Ia bahkan berkomentar bahwa Milner seolah-olah selalu mengawasinya setiap kali ia bergerak di lapangan.
“Saya adalah tipe bek yang suka menyerang, dan dia membuat saya sangat frustrasi karena selalu mengikuti ke mana pun saya pergi. Bahkan jika saya ke toilet, dia mungkin akan ikut,” ujarnya sambil bercanda, menunjukkan betapa mengganggunya kehadiran Milner baginya.
Pertarungan antara keduanya dimulai sejak musim 2006/2007, saat Milner masih memperkuat Newcastle United. Sejak saat itu, mereka sering bertemu dalam berbagai pertandingan, termasuk ketika Milner bergabung dengan Manchester City, di mana rivalitas kota tersebut mulai berkembang menjadi kekuatan baru dalam sepak bola Inggris.
Meskipun tidak selalu menjadi sorotan utama, Milner dikenal sebagai pemain serba bisa dengan etos kerja yang sangat tinggi. Kariernya terus berlanjut hingga usianya yang hampir 40 tahun bersama Brighton & Hove Albion, menandakan ketahanan dan dedikasinya yang luar biasa dalam dunia sepak bola.
Milner baru-baru ini juga mencetak sejarah dengan menjadi pemegang rekor penampilan terbanyak di Premier League, melampaui Gareth Barry. Ini jelas menunjukkan konsistensi dan daya tahannya dalam berkompetisi di level tertinggi.
Selama berkarier di Liverpool di bawah asuhan Jürgen Klopp, Milner menjadi sosok yang sangat penting dalam kesuksesan tim meraih gelar Premier League dan Liga Champions. Dari sekadar dianggap sebagai “pemain pekerja keras”, Milner telah berkembang menjadi mimpi buruk bagi Evra—bukan karena keterampilan teknis yang mengesankan, tetapi karena disiplin dan komitmennya yang tidak pernah surut.
➡️ Baca Juga: Josh D’Amaro, CEO Baru Disney, PHK 1.000 Karyawan Sebagai Bagian Dari Evaluasi Perusahaan
➡️ Baca Juga: Italia Mengurangi Pasokan Avtur Akibat Konflik di Timur Tengah




