depo 10k depo 10k
religi

Calon Belum Siap Mental dan Finansial: Apakah Lamaran Perlu Ditolak? Penjelasan Buya Yahya

Memilih pasangan hidup adalah keputusan yang sering kali penuh dengan kebingungan. Banyak individu merasa ragu ketika harus mempertimbangkan calon yang dinilai belum siap baik dari segi mental maupun finansial. Pertanyaannya, apakah kondisi ini cukup menjadi alasan untuk menolak lamaran yang diajukan?

Dalam penjelasannya, Buya Yahya menekankan bahwa kebimbangan dalam memilih pasangan sering kali muncul karena seseorang belum sepenuhnya mengenali kebutuhan dan keinginannya sendiri. Ia menggarisbawahi pentingnya kembali kepada prinsip-prinsip dasar yang diajarkan dalam ajaran Islam.

Menurut Buya Yahya, langkah awal yang perlu dilakukan adalah refleksi diri. Pertanyaannya adalah apakah seseorang sudah benar-benar memiliki keinginan untuk menikah atau belum.

“Jika seseorang memilih pasangan dengan cara yang tidak jelas, maka kebimbangan akan terus ada. Ajaran Nabi mengajarkan agar kita fokus pada diri sendiri terlebih dahulu. Apakah Anda sudah memiliki niat untuk menikah?” ungkap Buya Yahya dalam sebuah sesi di kanal YouTube-nya pada 31 Maret 2026.

Apabila seseorang belum merasakan kesiapan atau keinginan yang kuat untuk menikah, maka tidak ada gunanya memaksakan diri. Pernikahan bukan sekadar hubungan, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang harus diemban.

Setelah menyadari diri sendiri, barulah seseorang dapat menilai calon pasangan. Dalam konteks ini, Buya Yahya menekankan bahwa agama tetap menjadi faktor penting, sesuai dengan ajaran Nabi.

“Perempuan dinikahi berdasarkan empat kriteria… dan yang keempat adalah agama. Namun, Nabi mengajarkan untuk memprioritaskan agama terlebih dahulu,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa faktor ekonomi bukanlah satu-satunya pertimbangan utama dalam memilih pasangan hidup.

“Pertimbangan mengenai kondisi ekonomi tidak seharusnya menjadi yang paling utama. Masalah ekonomi bisa jadi pertimbangan kedua, ketiga, atau keempat. Namun, yang paling utama adalah agama,” papar Buya Yahya.

Banyak orang merasa ragu untuk melanjutkan hubungan karena khawatir tentang keadaan keuangan calon pasangan. Namun, Buya Yahya meyakinkan bahwa rezeki adalah hal yang sudah ditentukan oleh Allah dan dapat dicapai bersama setelah pernikahan.

“Masalah finansial bisa diatasi dan dibangkitkan bersama setelah menikah, kita bisa mencari dan berjuang bersama,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa setiap individu akan memperoleh rezekinya, baik dalam keadaan menikah maupun tidak.

➡️ Baca Juga: Dampak Kematian Netanyahu terhadap Stabilitas Politik di Israel dan Regional

➡️ Baca Juga: Aktivis Soroti Kerusakan Lingkungan Akibat Tekanan Inflasi

Related Articles

Back to top button