TikTokers Ungkap Kesaksian Teman yang Hampir Menjadi Korban Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Syekh Ahmad Al Misry kini memasuki fase baru yang menarik perhatian publik. Tokoh agama tersebut telah resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui serangkaian proses hukum yang mendalam.
Seiring dengan berkembangnya isu ini, seorang pengguna TikTok bernama Risyad Baya’sud membagikan pengalamannya berinteraksi dengan Syekh Ahmad Al Misry. Ia juga mengungkap kesaksian dari beberapa temannya yang nyaris menjadi korban tindakan pelecehan. Mari kita telusuri lebih lanjut mengenai hal ini.
Risyad menceritakan bahwa dirinya pernah bertemu langsung dengan Syekh Ahmad Al Misry dalam sebuah acara yang digelar di sebuah masjid. Momen tersebut diabadikan dalam bentuk foto bersama yang mereka ambil.
“Pada bulan November 2021, saya diundang sebagai pembawa acara dalam suatu event di masjid, sementara beliau (Syekh Ahmad Al Misry) menjadi narasumber. Saya ingin menyampaikan beberapa hal yang perlu diluruskan terkait kasus yang tengah berlangsung, apalagi melihat klarifikasi yang beliau lakukan, wallahualam,” ujar Risyad Baya’sud dalam video TikToknya yang diunggah pada 24 April 2026.
Setelah pertemuan itu, Risyad menunjukkan foto-foto mereka kepada beberapa temannya yang tinggal di Bogor. Teman-teman ini ternyata memiliki pengalaman belajar dengan Syekh Ahmad Al Misry dan hampir menjadi korban pelecehan seksual.
Risyad Baya’sud merasa terkejut dengan reaksi teman-temannya. Alih-alih merasa bangga dengan pertemuan tersebut, mereka justru memperingatkan Risyad untuk tidak terlalu dekat dengan Syekh Ahmad Al Misry.
“Kurang lebih satu atau dua tahun lalu, saya mengunjungi rumah seorang teman di Bogor. Para korban tersebut memang berada di Bogor. Salah satu teman yang saya kunjungi menanggapi dengan serius,” jelasnya.
“Ketika saya menunjukkan galeri foto yang saya miliki, mereka semua tertawa dan bereaksi dengan ungkapan ‘Innalillah wa inna ilaihi raji’un, hati-hati ya’. Saat itu, saya bertanya-tanya, hati-hati dalam konteks apa? Apakah ada yang tidak sesuai dengan pemahaman beliau tentang syariat? Biasanya, jika seseorang memperingatkan tentang seorang tokoh atau ustad, itu terkait dengan pemahamannya,” tambah Risyad.
Risyad menegaskan bahwa teman-temannya tersebut merupakan individu yang pernah mengalami situasi di mana mereka hampir menjadi korban pelecehan dari Syekh Ahmad Al Misry. Namun, tidak ada satu pun dari mereka yang berani melapor atau berbicara kepada pihak berwenang hingga kasus ini akhirnya terungkap ke publik.
➡️ Baca Juga: 10 Game Gratis Paling Populer di Indonesia yang Harus Anda Coba Sekarang!
➡️ Baca Juga: Data Inflasi hingga Suku Bunga The Fed Bayangi Harga Bitcoin




